Jangan biarkan, Aset Desa harus diamankan!

Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa bersama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pacitan melakukan kegiatan bersama dalam penertiban dan pengamanan aset desa. Kegiatan yang diawali sejak minggu ini rencananya mengunjungi 24 desa di 12 kecamatan, dan akan berakhir sampai dengan bulan Desember 2021. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pacitan Drs. Sanyoto, MM menyampaikan bahwa “kegiatan ini dimaksudkan guna mengetahui berapa aset desa khusus tanah kas desa yang telah memiliki sertifikat dan yang belum disertifikatkan. Untuk tanah yang sudah disertifikatkan agar dilakukan pengelolaan dan pemanfaatan aset agar miliki nilai aset serta dimanfaatkan agar memiliki nilai guna dan manfaat secara optimal. Sedangkan yang belum, untuk diidentifikasi dan di inventarisir untuk segera disertifikatkan.” ujarnya.
Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan melalui Kasi Intel Yusaq Djunarto, SH. MH. menyampaikan “Pemerintah Desa yang memiliki tanah kas desa yang belum disertifikatkan dapat dibiayai melalui APBDes sesuai dengan kemampuan desa secara bertahap atau diikutkan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap atau PTSL dengan biaya lebih murah yang dilaksanakan oleh BPN.”
Dari kegiatan yang telah berjalan di beberapa desa, ada tanah aset desa yang sama sekali belum disertifikatkan, hanya dilengkapi dengan bukti kepemilikan aset berupa Leter c dan SPPT saja. Sementara ada juga desa desa yang telah tertib mensertifikatkan seluruh tanah kas desa. Sesuai berita acara dan pakta integritas yang dibuat dan ditandatangani oleh Kepala Desa setempat, Dinas PMD dan Kejaksaan Negeri disepakati paling lambat tanggal 15 Desember 2021 segera melengkapi persyaratan pengajuan sertifikasi tanah kas desa dan bertahap dibiayai melalui APBDes. (AG/WS/RY)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *